Karena Terlalu Indah, Tempat Ini Dilarang di Foto
FOTO : ISTIMEWA

Karena Terlalu Indah, Tempat Ini Dilarang di Foto

Oleh : REDAKSI | TRIBUNINDONESIA.COM | 12 Juni 2017 11:53:09 WIB

TRIBUNINDONESIA.com - Terletak di Pegunungan Alpen Swiss, dekat dengan resor terkenal St. Moritz, Bergün / Bravuogn adalah salah satu desa pegunungan terindah di Eropa. Saking indahnya tempat ini dilarang untuk difoto dan dibagikan dalam akun media sosial.

Peraturan pelarang itu memang terdengar konyol, melihat akhir-akhir ini banyak tempat berlomba untuk mempromosikan diri dari foto yang disebar media sosial. Namun desa Bergün menilai itu justru akan menyulitkan mereka. Bahkan, peraturan pelarang foto dan disebar ke media sosial menjadi undang-undang baru yang diadopsi oleh dewan desa Bergün dan disetujui oleh walikota.

Pelarangan foto terjadi untuk memamerkan rumah indah dengan puncak gunung yang menakjubkan yang menjadi latar belakang bisa membuat orang lain yang melihat di media sosial cemburu dan depresi.

"Bergün sangat cantik, kami tidak ingin membuat orang di luar komunitas tidak bahagia dengan berbagi foto media sosial dari lanskap kami yang indah, dan dengan hormat kami mengundang Anda untuk mengunjungi Bergün untuk mengalaminya sendiri," kata walikota Peter Nicolay.

Untuk mencegah pengunjung mengambil gambar, pemerintah sentepat bahkan melakukan denda sebanyak lima euro atau sekitar Rp 75.000.

"Sudah terbukti secara ilmiah bahwa foto liburan yang indah di media sosial membuat penonton tidak senang karena mereka tidak dapat berada di sana sendiri," ujar otoritas pariwisata Bergün beralasan pembuatan peraturan tersebut, dikutip dari Odditycentral, Senin (12/6).

Saat berita peraturan pelarang mengambil foto beredar secara daring, banyak yang menduga itu merupakan skema pemasaran yang cerdik. Teori tersebut setidaknya dikonfirmasi oleh direktur pariwisata desa, Marc-Andrea Barandun.

"Jadi ini kombinasi keduanya, kami membuat undang-undang dan juga ada beberapa pemasaran di belakangnya," ujar Barandun dan dia menyatakan tidak mungkin ada orang yang benar-benar didenda karena mengambil foto di desa tersebut.

Komentar Berita

TRIBUN TERKINI
Sultan Johor : Stop Adopsi Praktik Kebudayaan Arab.

Jumat, 23 Juni 2017 - 13:56:26 WIB

Sultan Johor : Stop Adopsi Praktik Kebudayaan Arab.

Sultan Johor Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar. Dia mengingatkan warga Malaysia untuk mempertahankan kebudayaan negeri sendiri daripada mengikuti trend budaya Arab. (Ist) SHNet, Jakarta – Sultan Johor mengingatkan warga Malaysia untuk mempertahankan budaya mereka daripada mencoba

Rusia Menembakan 6 Peluru Kendalinya Ke ISIS Di Suriah

Jumat, 23 Juni 2017 - 13:41:18 WIB

Rusia Menembakan 6 Peluru Kendalinya Ke ISIS Di Suriah

Dua kapal selam Angkatan Laut Rusia dan sebuah kapal selam telah menembakkan enam rudal jelajah Kalibr pada target Negara Islam di Suriah, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Militan yang selamat dari serangan tersebut kemudian terbunuh dalam serangan udara. Rudal tersebut diluncurkan dari kapal

DPR Ancam Boikot Anggaran KPK-Polri, Sri Mulyani: Tak Berdampak

Jumat, 23 Juni 2017 - 13:16:44 WIB

DPR Ancam Boikot Anggaran KPK-Polri, Sri Mulyani: Tak Berdampak

Pemerintah menanggapi dingin rencana Dewan Perwakilan Rakyat membekukan pembahasan anggaran KPK dan Polri. Menteri Keuangan Sri Mulyani, misalnya, malah bingung dengan rencana DPR tersebut. Menurut dia, rencana itu tidak akan berdampak apa-apa. "Ya, enggak berdampaklah. Penyusunan

Xin Shu Bodyguard Perempuan Tercantik Di Dunia

Jumat, 23 Juni 2017 - 12:48:27 WIB

Xin Shu Bodyguard Perempuan Tercantik Di Dunia

Xin Shu Seorang tentara yang bekerja selama KTT G20 di China telah dipuji sebagai 'pengawal atau bodyguard yang paling cantik' di situs media sosial China. Ketika para pemimpin dunia bertemu untuk membahas isu-isu penting di Hangzhou, media sosial China lebih terfokus pada

Hari Kemenangan Dalam Persaudaran.

Jumat, 23 Juni 2017 - 12:15:52 WIB

Hari Kemenangan Dalam Persaudaran.

Sebuah video animasi persembahan frontroll.com dalam menyampaikan Selamat Hari Raya Idhul Fitri Minal 'Aidin Wal Faizin 1438 H . Di ceritakan disana bahwa Indonesia berada di urutan ke 4 di Dunia dengan jumlah populasi nya. Dengan berbagai suku terbanyak di dunia juga dengan hampir