Kasus Suap Proyek Kementerian PUPR, KPK Kembali Periksa Yudi Widiana
FOTO : ISTIMEWA

Kasus Suap Proyek Kementerian PUPR, KPK Kembali Periksa Yudi Widiana

Oleh : REDAKSI | TRIBUNINDONESIA.COM | 19 Juni 2017 11:34:43 WIB

TRIBUNINDONESIA.com - Wakil Ketua Komisi V DPR fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yudi Widiana Adia kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (19/6/2017).

Yudi akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di Kementerian PUPR di Maluku dan Maluku Utara.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek di Kementerian PUPR," tutur Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Sebelumnya, Yudi Widiana Adia pernah pula diperiksa sebagai tersangka pada, Jumat (2/6/2017) namun, yang bersangkutan mangkir pada agenda pemeriksaan tersebut dan kembali dijadwalkan ulang pada hari ini.

Selain Yudi, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap PNS pada Kemeterian PUPR, Hediyanto W. Husaini.

"Yang bersangkutan (Hediyanto) akan digali keterangannya sebagai saksi untuk tersangka YWA," tambah Febri.

Untuk diketahui, Yudi Widiana ditetapkan tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan pada KemenPUPR bersama dengan Politikus PKB, Musa Zainuddin. Namun keduanya belum ditahan.

Dalam kasus ini Yudi diduga menerima uang suap dari Direktur PT Cahaya Mas Perkasa, Sok Kok Seng alias Aseng sebesar Rp 4 miliar. Uang suap ini, diduga untuk mengatur jalannya dana aspirasi DPR untuk proyek pembangunan ruas jalan milik Kementerian PUPR di daerah Maluku dan Maluku Utara.

Atas perbuatannya, Yudi disangkakan melnggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber : Tribunews.com

Komentar Berita

TRIBUN TERKINI
Sultan Johor : Stop Adopsi Praktik Kebudayaan Arab.

Jumat, 23 Juni 2017 - 13:56:26 WIB

Sultan Johor : Stop Adopsi Praktik Kebudayaan Arab.

Sultan Johor Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar. Dia mengingatkan warga Malaysia untuk mempertahankan kebudayaan negeri sendiri daripada mengikuti trend budaya Arab. (Ist) SHNet, Jakarta – Sultan Johor mengingatkan warga Malaysia untuk mempertahankan budaya mereka daripada mencoba

Rusia Menembakan 6 Peluru Kendalinya Ke ISIS Di Suriah

Jumat, 23 Juni 2017 - 13:41:18 WIB

Rusia Menembakan 6 Peluru Kendalinya Ke ISIS Di Suriah

Dua kapal selam Angkatan Laut Rusia dan sebuah kapal selam telah menembakkan enam rudal jelajah Kalibr pada target Negara Islam di Suriah, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Militan yang selamat dari serangan tersebut kemudian terbunuh dalam serangan udara. Rudal tersebut diluncurkan dari kapal

DPR Ancam Boikot Anggaran KPK-Polri, Sri Mulyani: Tak Berdampak

Jumat, 23 Juni 2017 - 13:16:44 WIB

DPR Ancam Boikot Anggaran KPK-Polri, Sri Mulyani: Tak Berdampak

Pemerintah menanggapi dingin rencana Dewan Perwakilan Rakyat membekukan pembahasan anggaran KPK dan Polri. Menteri Keuangan Sri Mulyani, misalnya, malah bingung dengan rencana DPR tersebut. Menurut dia, rencana itu tidak akan berdampak apa-apa. "Ya, enggak berdampaklah. Penyusunan

Xin Shu Bodyguard Perempuan Tercantik Di Dunia

Jumat, 23 Juni 2017 - 12:48:27 WIB

Xin Shu Bodyguard Perempuan Tercantik Di Dunia

Xin Shu Seorang tentara yang bekerja selama KTT G20 di China telah dipuji sebagai 'pengawal atau bodyguard yang paling cantik' di situs media sosial China. Ketika para pemimpin dunia bertemu untuk membahas isu-isu penting di Hangzhou, media sosial China lebih terfokus pada

Hari Kemenangan Dalam Persaudaran.

Jumat, 23 Juni 2017 - 12:15:52 WIB

Hari Kemenangan Dalam Persaudaran.

Sebuah video animasi persembahan frontroll.com dalam menyampaikan Selamat Hari Raya Idhul Fitri Minal 'Aidin Wal Faizin 1438 H . Di ceritakan disana bahwa Indonesia berada di urutan ke 4 di Dunia dengan jumlah populasi nya. Dengan berbagai suku terbanyak di dunia juga dengan hampir