Polisi Perkarakan Penyataan Novel, IPW Bilang Aneh
FOTO : ISTIMEWA

Polisi Perkarakan Penyataan Novel, IPW Bilang Aneh

Oleh : REDAKSI | TRIBUNINDONESIA.COM | 19 Juni 2017 13:22:07 WIB

TRIBUNINDONESIA.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, tidak masalah jika polisi ingin menjerat penyidik senior pada KPK Novel Baswedan dengan pasal Penghinaan dan Pecemaran Nama Baik. Itu terkait pernyataan Novel terhadap majalah Time yang mengungkapkan adanya indikasi keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

Tetapi, menurutnya yang menjadi masalah adalah, pasal tersebut bisa dikenakan jika berkenaan dengan nama baik seseorang. Sementara, dalam pernyataannya, Novel tidak menyebutkan nama siapa-siapa. Sehingga, sangat aneh jika polisi ingin menjerat Novel terkait pernyataannya tersebut.

"Di (jajaran) Polri tidak ada orang yang bernama jenderal dan jenderal adalah strata kepangkatan. Sehingga sangat aneh jika polisi ingin memperkarakan Novel," kata Neta saat dihubungi Republika.co.id, Senin (19/6).

Pengakuan Novel tersebut, kata Neta, mestinya membuat polisi tergugah untuk menelusuri kebenarannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan menurutnya adalah dibentuknya tim khusus dalam mengungkap pengakuan Novel tersebut. "Seharusnya polisi menelusuri pengakuan Novel itu terlebih dahulu. Untuk itulah perlu ada tim khusus untuk mengungkap pengakuan Novel itu," kata Neta.

Diberitakan sebelumnya, polisi menyebut hasil wawancara Novel Baswedan pada Majalah Time, yang menyebutkan ada sinyal keterlibatan jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya, dapat berimplikasi hukum. Jika Novel tidak bisa membuktikan ucapannya maka dia dapat terkena dugaan pencemaran nama baik.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, jika Novel menyebut tanpa adanya bukti dan keterangan yang jelas, maka dapat menciderai citra kepolisian. Maka dari itu, Argo mengatakan, Novel sebaiknya dapat menjelaskan dasar ucapannya dengan jelas.

"Kalau misalnya Novel ngomong seperti itu, ya, silakan buktikan jenderalnya siapa namanya. Kemudian buktinya apa," kata Argo, Ahad (18/6).

Komentar Berita

TRIBUN TERKINI
Tips Hemat Untuk Traveller Millenial

Selasa, 11 Juli 2017 - 11:33:18 WIB

Tips Hemat Untuk Traveller Millenial

Backpacking saat ini menjadi salah satu kegemaran yang diminati oleh banyak kaum millenial. Didukung dengan kehadiran jasa penerbangan dengan harga murah, ditambah kemunculan penyedia jasa akomodasi dengan harga miring bahkan gratis, semakin memberikan akses bagi para millenial dengan jiwa

Inilah Transfer Pemain di Musim 2017/2018

Selasa, 11 Juli 2017 - 11:13:21 WIB

Inilah Transfer Pemain di Musim 2017/2018

Liga-liga sepakbola Eropa telah usai. Kini saatnya para klub kembali meramu strateginya dengan mencari pemain-pemain terbaik. Siapa saja yang hengkang dan siapa yang direkrut? Siapa pelatih yang diganti atau mengundurkan diri? Akankah ada rekor pembelian termahal musim ini? Berikut daftar

Terobosan Terbaru Jack Ma , Supermarket Tanpa Kasir

Selasa, 11 Juli 2017 - 10:34:58 WIB

Terobosan Terbaru Jack Ma , Supermarket Tanpa Kasir

Jack Ma tidak mempunyai supermarket , namun dengan terobosan teknologinya yang sudah di terima di hampir seluruh pelosok di China ini , Jack Ma merambah bisnisnya ke dunia retail. Supermarket tanpa kasir dan salesman , layaknya supermarket konvensional , sekarang harus berhadapan dengan Jack Ma

Luis Milla Hanya Membawa 24 Pemain ke Kualifikasi Piala Asia U-23

Selasa, 11 Juli 2017 - 10:31:33 WIB

Luis Milla Hanya Membawa 24 Pemain ke Kualifikasi Piala Asia U-23

Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-22, Luis Milla hanya membawa 24 pemain ke Kualifikasi Piala Asia U-23. Milla mengaku memutuskan itu karena masih ragu untuk membawa semua pemain ke Bangkok, Thailand. Kualifikasi Piala Asia U-23 akan dilaksanakan pada 19 hingga 23 Juli 2017. Timnas U-16

Selasa Pagi, IHSG Dibuka Menguat 0,03%

Selasa, 11 Juli 2017 - 10:14:17 WIB

Selasa Pagi, IHSG Dibuka Menguat 0,03%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,74% pada Senin (10/7/2017) atau turun 43,29 poin ke level 5.771,51, setelah dibuka stagnan di posisi 5.814,79. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG telah bergerak di kisaran 5.769,34 – 5.826,31. Dari 557 saham yang diperdagangkan hari