Panglima: Jangan Ikuti Ulama Yang Ingin Perpecahan
FOTO : ISTIMEWA

Panglima: Jangan Ikuti Ulama Yang Ingin Perpecahan

Oleh : REDAKSI | TRIBUNINDONESIA.COM | 19 Juni 2017 23:31:05 WIB

TRIBUNINDONESIA.com - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI dan komponen bangsa agar tidak mengikuti ulama yang menginginkan agar bangsa Indonesia mengalami perpecahan.

"Kalau ada yang mencoba pecah belah bangsa dan mencaci maki dengan berpakaian ulama, pasti bukan ulama. Oleh karenanya, jangan diikuti," kata Panglima TNI saat berbuka puasa bersama dengan Muspida Kota Tarakan dan 1.000 anak yatim serta 4000 prajurit di Islamic Center Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu.

Meskipun, lanjut dia, orang itu merupakan kiai atau ulama, namun bila menginginkan adanya perpecahan di Indonesia berarti orang itu bukan orang Islam asal Indonesia atau orang Indonesia yang belajar Islam di luar negeri.

"Jadi, kalau ada orang bersorban mengaku ulama atau kiai, tetapi berbicaara soal memecah belah bangsa, bukan kiai dari Indonesia atau orang tersebut belajar Islam dari luar negeri," kata," katanya.

Umat Islam atau kiai asal Indonesia tidak menginginkan adanya perpecahan dalam bangsa ini, bahkan para ulama dan kiai bersama rakyat bersama-sama merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.

"Sejarah kemerdekaan, bahwa yang memerdekan Indonesia bukan TNI. Yang berjuang untuk kemerdekaan adalah rakyat Indonesia, yang mayoritas muslim. Kalau ada yang ingin pecah belah bangsa, apalagi ingin merusak Pancasila berarti ulama palsu. Dalam hadits disebutkan, seorang mukmin tida boleh mencaci maki dan mengadu domba," ucap Panglima TNI.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI mengaku senang dengan perolehan hasil survei bahwa TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat Indonesia.

"Bagi TNI ini bukan prestasi luar biasa, tetapi kewajiban prajurit. TNI harus selalu dekat dengan rakyat," ucap mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.

Kedatangan Panglima TNI di Tarakan juga untuk menghadiri acara Launching Trilateral Maritime Patrol (TMP) antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, di Lantamal XIII pada Senin (19/6).

Ketiga Menhan yakni Menhan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu, Menhan Malaysia Datuk Seri Hismammudin Hussein dan Menhan Filipina Delfin Lorenzana, dengan mennyertakan para panglimanya juga menghadiri acara itu.

Komentar Berita

TRIBUN TERKINI
Tips Hemat Untuk Traveller Millenial

Selasa, 11 Juli 2017 - 11:33:18 WIB

Tips Hemat Untuk Traveller Millenial

Backpacking saat ini menjadi salah satu kegemaran yang diminati oleh banyak kaum millenial. Didukung dengan kehadiran jasa penerbangan dengan harga murah, ditambah kemunculan penyedia jasa akomodasi dengan harga miring bahkan gratis, semakin memberikan akses bagi para millenial dengan jiwa

Inilah Transfer Pemain di Musim 2017/2018

Selasa, 11 Juli 2017 - 11:13:21 WIB

Inilah Transfer Pemain di Musim 2017/2018

Liga-liga sepakbola Eropa telah usai. Kini saatnya para klub kembali meramu strateginya dengan mencari pemain-pemain terbaik. Siapa saja yang hengkang dan siapa yang direkrut? Siapa pelatih yang diganti atau mengundurkan diri? Akankah ada rekor pembelian termahal musim ini? Berikut daftar

Terobosan Terbaru Jack Ma , Supermarket Tanpa Kasir

Selasa, 11 Juli 2017 - 10:34:58 WIB

Terobosan Terbaru Jack Ma , Supermarket Tanpa Kasir

Jack Ma tidak mempunyai supermarket , namun dengan terobosan teknologinya yang sudah di terima di hampir seluruh pelosok di China ini , Jack Ma merambah bisnisnya ke dunia retail. Supermarket tanpa kasir dan salesman , layaknya supermarket konvensional , sekarang harus berhadapan dengan Jack Ma

Luis Milla Hanya Membawa 24 Pemain ke Kualifikasi Piala Asia U-23

Selasa, 11 Juli 2017 - 10:31:33 WIB

Luis Milla Hanya Membawa 24 Pemain ke Kualifikasi Piala Asia U-23

Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-22, Luis Milla hanya membawa 24 pemain ke Kualifikasi Piala Asia U-23. Milla mengaku memutuskan itu karena masih ragu untuk membawa semua pemain ke Bangkok, Thailand. Kualifikasi Piala Asia U-23 akan dilaksanakan pada 19 hingga 23 Juli 2017. Timnas U-16

Selasa Pagi, IHSG Dibuka Menguat 0,03%

Selasa, 11 Juli 2017 - 10:14:17 WIB

Selasa Pagi, IHSG Dibuka Menguat 0,03%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,74% pada Senin (10/7/2017) atau turun 43,29 poin ke level 5.771,51, setelah dibuka stagnan di posisi 5.814,79. Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG telah bergerak di kisaran 5.769,34 – 5.826,31. Dari 557 saham yang diperdagangkan hari